Ketika baru mengenal Internet…

Ehm, ceritanya mengumpulkan memori saat pertama kali mengenal yang namanya internet. Yap, mungkin sekitar tahun 1999-2000 beberapa kalangan telah familiar dengan terknologi yang telah menjadi kebutuhan primer pada saat ini. Tapi, kala itu aku belum terlalu membutuhkan internet, bahkan HP pun belum punya dan belum begitu marak. Sekitar setahun kemudian, adakalanya bahan-bahan kuliah ataupun tugas yang harus dikerjakan melalui internet. Wah gaptek nih pikirku, gimana tuh cara mainnya….

Diawali ketika ingin melihat pengumuman adik kelas dari SMA yang sama diterima di universitas tempat aku kuliah, yang katanya hasilnya telah diumumkan melalui teknologi yang terlihat canggih itu-Internet.

Wah gimana nih, aku juga belum pernah ke warnet, pikirku nanti aku harus buka file apa, bagian mana, aku belum tahu dan… hampir setengah jam aku mondar-mandir di depan warnet kampus dengan pikiran yang semakin gugup, masuk…nggak…masuk…nggak…

hehe norak banget ya, habis…penasaran pengan lihat siapa aja adik kelasku yang keterima di kampus tempat aku kuliah, dan…yang lebih penasaran… aku tuh “gatel” maksudnya, pengan nyobain, internet tuh kayak gimana. Yang katanya, di Internet tuh bisa lihat apa aja, segala macam informasi ada, up-to-date. Trus bisa kirim-kirim surat dah yang namanya email, trus bisa ngobrol yang namanya chatting… duuh…. kayak gimana tuh,, pengen… Masa ntar minta di ‘tutorial’ ama abang-abang warnetnya, kalo pun abang-abangnya mau, tapi dakunya, malu…..

Beruntung banget, kemudian temenku si M lewat dan mau masuk ke warnet. Ga tanggung-tanggung, aku cegat aja.

“Eh, mau ngapain?” tanyaku, “Mau buka email nih”

Wah kesempatan nih cuy, “Eh, aku boleh ikutan ga, sekalian ajarin, aku mau lihat pengumuman siapa aja yang keterima di kampus kita dari sekolahanku”

“Bole aja..”

Asyiiiikkkkk….

(Sungguh, kalo dipikir-pikir sekarang, saat itu, kok bisa ya aku se-norak itu)

Kemudian, setelah berhadapan dengan komputer warnet, -yang mana tampilannya sama aja dengan komputer rental biasa-, Temanku mulai membuka browser Internet Eksplorer,

“Itu mencet apaan?” Mulai kumat dah bawelku

“Ya ini namanya browser, mang belum pernah ngenet?”

“Belum. Makanya minta ajarin”

“Norak”

“Biarin” Kataku yang kemudian dengan seksama memperhatikan apa yang dia ketik di alamat url. Situs universitas kami.

“Nih tinggal nunggu, lagi loading” katanya sambil membuka Jendela lain untuk mengecek emailnya dan membuka situs berita di detik.com

“Ehhh…. kok diganti halamannya, tadi katanya punyaku lagi loading..”

(Kalo inget itu, malu deeeh, seisi warnet kontan melempar pandangan aneh kearah kami…)

“Yee… itu kan lagi loading, ya ditunggu aja, sayang kan kalo lagi nunggu ga ngapa-ngapain, bayar lagi, ya mending sambil liat-liat yang laen”

“Oooo…” Aku cuma ber-o-ria

Setelah selesai melihat dan mencatat pengumuman yang ingin kudapatkan, maka aku punya ide yang sangat brilian! Mumpung. Mumpung nih ada temen.

“Eh, bikinin aku email dong, terus ajarin cara makenya..”

“Gampang… ”

Oke deh aku pun segera mengambil catatan dan bolpoin.

“Buat apaan tuh?” Tanyanya keheranan.

“Ya buat nyatet, pertamanya pencet apa, klik apa, trus apa… gitu, biar ga lupa n ga gaptek, hehe” Jawabku, yang disambut dengan mimik keheranan,pasti di dalam hatinya, dia ngatain aku…Norak.

Setelah belajar membuat email, dan ID email ku yang pertama adalah imaniah83@—.com yang saat ini sudah ga aktif lagi, itu pun setelah bikin ga pernah dipake dan dikasi tahu ke siapa-siapa, ya mana ada yang mau email? Dasar.

Setelah membuat (dibuatkan) email pertamaku, aku pun tergerak pengen nyoba-nyoba ke warnet sendiri, tapi setelah dipikir, mau nulis email ke siapa, aku aja ga banyak tahu email teman-temanku. Rata-rata mereka juga belum pada punya email, ato belum pernah ke internet. Ada yang sering ke internet, tapi aku ga begitu akrab dengannya, trus mau ngapain email-emailan sama dia? Aku juga penasaran pengen nyoba yang namanya…Chating. Tapiiii, sekali lagi juga aku mikir, mau chating sama siapa? (Saat itu aku belu tahu, kalo kita bisa chat dengan siapa saja ketika memasuki ‘chat room’)

Kemudian…Tuhan pun menunjukan jalannya pada hambanya yang gaptek ini.. (hehehey)

Sekitar tahun 2002 akhir, salah-satu organisasi mahasiswa di kampusku mengadakan “Pelatihan Internet” Wuuiih, keren sekali (kedengarannya saat itu) bagaikan setitik cahaya terang ditengah kebingunganku yang gaptek soal internet dan malu untuk minta diajari sama abang-abang warnet.

Materi pada pelatihan itu adalah :

– Membuat email

– Chating

– Browsing

hahaha, dijaman sekarang, kaya gitu anak SD juga bisa hehey, tanpa diajarin kadang-kadang, tinggal pencet sana-pencet sini bahkan banyak panduan yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Aku berusaha dengan serius mengikuti pelatihan yang diadakan saat itu, hanya dengan 10.000 rupiah durasi 2 jam. Sangat memuaskan, aku bisa punya pengalaman browsing, chatting bahkan membuat email dengan lancar.

Kami pun berlatih email-emailan dengan sesama peserta, hehe aneh bin lucu. Terdengar komentar-komentar takjub diantara kami,

“Wah, emailnya langsung nyampe”

“Oh…gini yang namanya chatting, ngobrol pake komputer gitu maksudnya”

dan lagi,

“wuiiih… segala gambar yang mau kita cari kok bisa ya, ada di Internet, siapa yang naro, rajin amat”

dan sebagainya.

Aku begitu senang, kemudian seiring berjalannya waktu, warnetpun menjamur, banyak yang menggunakan internet sekedar untuk chatting, email-emailan, ataupun yang lebih ke arah serius, mencari literatur -jurnal elektronik yang kubutuhkan saat menyusun skripsi.

Perlahan kemudian mulai mengenal yang namanya situs jejaring sosial seperti friendster dan sejenisnya. Kemudian saat aku bekerja, fasilitas internet dikantorpun kugunakan untuk mengolah data. Kemudian munculah blog, dari blogger, wordpress, blogspot, blogdetik dll. Lalu facebook yang sekarang sedang “in”.

Manis sekali, kalo diingat semua itu, karena semuanya, ga akan bisa, kalo kita ga mau mencobannya. Dan apa yang aku bisa sekarang, merupakan pelajaran berharga, dari mencoba dan mencoba. Istilahnya gini, klik-klik aja, kalo salah ya tinggal di cancel. Sama halnya ketika pertama membuat blog pun, kita belum tahu apa-apa. Tapi semakin kita mencoba, semakin banyak yang akan kita tahu. Karena pengetahuan  dan kemajuan teknologi itu semakin berkembang dari masa ke masa.

Jangan takut untuk mencoba hal-hal yang baru dan jangan ragu untuk melangkah, mencari informasi sesuai perkembangan zaman selama hal itu merupakan pembelajaran yang positif dan bermanfaat untuk diri kita dan orang lain.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: