Ketika anak sakit…

Sedang-belajar-untuk semakin berpengalaman menjadi seorang Ibu, ketika Fatih sakit banyak hal yang-sering-terlupa-untuk dilakukan karena terlanjur panik. Inilah kiat-kiat yang bisa dilakukan Ibu jika anaknya sakit. (kebanyakan referensi from my mom…😛 )

Pertama.  Jangan Panik dan jangan sampai panik. Kepanikan seorang Ibu terbukti hanya akan membuat anak bertambah rewel dan menyulitkan kita sendiri untuk mengidentifikasi gejala penyakit yang sedang dialami anak. Percaya atau tidak, energi positif sang Ibu akan membantu proses penyembuhan Anak. (mungkin lebih ke arah si Anak merasa sangat nyaman karena ditenangkan Ibunya, so.. kalo sang Ibu panik? gimana cara menenangkan Anak? hayoo…)

Jujur: Aku pun masih sering panik. Oleh karena itu, ketika Fatih sakit, my husband pasti ikut-ikutan bolos demi menenangkan Istrinya yang panikan.

Kemudian, Jika anak demam, segera cek suhu tubuhnya menggunakan termometer (karena punggung tangan kita bukanlah alat pengukur suhu yang baik). Kalau bisa yang digital, dan buat anak, janganlah beli yang murahan (5rebuan) belilah benar2 termometer yang benar. Simpan ditempat yang aman jauh dari jangkauan anak anda. Baca manual (petunjuk penggunaan) apakah itu termometer ketiak, mulut, anus atau telinga. Setelah kita tahu suhu tubuh anak diatas normal (37 derajat C), beri minum yang banyak, kompres, dan minta anak untuk beristirahat. Bila perlu (lebih baik, untuk meringankan demam Anak) beri obat penurun panas. Bisa paracetamol, atu Ibuprofen. Biasanya aku menggunakan paracetamol. Hmmm lebih manjur menurutku. nah kalo Anak panas tinggi (lebih dari 38 derajat C) kemungkinan terkena Infeksi-biasanya membutuhkan obat yang tepat selain penurun panas. Bawalah Anak segera ke dokter.

Note: Jangan menyepelekan demam pada Anak meskipun tidak terlalu tinggi. karena jika dibiarkan (tanpa penanganan kompres-air hangat ataupun obat penurun panas) suhu tubuh anak akan terus naik dan bisa menyebabkan setip (step). Step sangat berbahaya untuk tumbuh-kembang otak anak.

Ada berbagai cara tradisional yang cukup ampuh untuk menurunkan panas anak. ini diresepkan secara turun-temurun dari keluarga (hoho…) :

Balur bawang merah –parut beberapa siung bawang merah dan dicampur minyak kelapa/minyak telon/baby oil. Balurkan ke sekujur tubuh anak, dan usahakan anak tidur agar beristirahat dan keluar keringat.

Balur asam jawa –hancurkan asam jawa dicampur minyak kelapa, bisa juga ditambah bawang merah. Lalu balurkan pada tubuh Anak.

Kompres air hangat —kompres dahi, leher dan ketiak anak dengan air hangat (jangan air dingin! anak bisa menggigil). Ganti kompres setelah tidak-hangat-lagi. Jangan mengkompres anak dengan alkohol, karena dapat menyebabkan suhu tubuh turun dengan sangat drastis. Berbahaya.

Biasanya demam pada anak terjadi jika :

1. Masuk Angin. Usahakan anak Istirahat, jika diikuti muntah2 beri minum air hangat atau teh manis, jangan sampai dehidrasi. Usahakan anak Istirahat dan tidur, segera beri makanan yang mudah dicerna, misalkan bubur.

2. Tumbuh gigi. Gejala demam yang mengikuti pertumbuhan gigi si Anak biasnya juga diikuti batuk-pilek terkadang mencret. Jangan panik, gejala ini akan menghilang dengan sendirinya ketika giginya sudah benar2 tumbuh. Beri anak penurun panas untuk meredakan gejala demamnya.

3. penyakit Infeksi, yaitu batuk-pilek, flu atau diare. selain meredakan gejala demamnya, perlu diperhatikan juga upaya penyembuhan penyakit yang menyebabkan demamnya.

yah beginilah suka duka seorang -yang-sedang-terus belajar menjadi seorang Ibu.. pasti akan mengalami fase anak-sakit. Disinilah kita bisa terus belajar dan berusaha untuk terus belajar serta berpositive thinking….

always…🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: