ketika anak diare (1)

umm… kalo ada yang tanya; hal apa yang membuatmu paling trauma, jawabanya adalah : ketika si kecil Fatih diare.

Ceritanya ketika Fatih berumur 1 tahun 7 bulan. dia mengalami diare hebat. diare yang tak seperti biasanya. (karena biasanya ketika diare, kami langsung memberinya obat semacam gunistrep atau kaopectat). Awalnya aku juga tak begitu ambil pusing, anak diare, itu biasa. Biasanya kata orang tua -mau nambah kepintaran. Atau, sedikit masuk angin. Atau makan yang -tak-biasa.

Tapi, diare anakku kali ini sungguh berbeda, disertai muntah-muntah hebat dan demam tinggi (lebih dari 38 derajat C). Aku pun panik, panik luar biasa, dan hal ini masih terjadi setelah aku 3 kali pergi ke dokter yang berbeda –karena obat yang diberikan tidak juga menghentikan penderitaan anakku yang malang itu. Bahkan, pada tengah malam pun aku sampai melarikan Fatih ke dokter 24 Jam –yang kupikir pelayanannya bagus. Ternyata oh ternyata aku hanya bertambah sewot kepada sang dokter yang tampaknya masih bingung melihat keadaan anakku yang lemas. Jika ditilik, mungkin dokter ini baru lolos co-Ass. Jadilah akhirnya aku harus melarikan Fatih ke RS terdekat. Akhrinya anakku itu diinfus dan langsung ditangani oleh dokter anak. Hal ini berlangsung selama seminggu, kemudian dua minggu berikutnya kembali Fatih masuk RS yang sama –dengan dokter yang sama pula –dan penyakit yang sama. sunggung membuatku ingin terus menangis. Tapi aku harus kuat. Dan pada akhirnya Fatih pulih 3 bulan kemudian setelah kontrol ke berbagai dokter anak yang berbeda…

Dengan berbagai pantangan makanan yang tak boleh (tak bisa) dimakannya…

Fatihku yang ndut jadi tak ndut lagi….

to be continued….

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: