Pindah…Pindah

Blog ini saya pindahkan ke alamat

http://bundafatihrizky.blogdetik.com

salam,

rahma-bundafatihrizky

Ketika baru mengenal Internet…

Ehm, ceritanya mengumpulkan memori saat pertama kali mengenal yang namanya internet. Yap, mungkin sekitar tahun 1999-2000 beberapa kalangan telah familiar dengan terknologi yang telah menjadi kebutuhan primer pada saat ini. Tapi, kala itu aku belum terlalu membutuhkan internet, bahkan HP pun belum punya dan belum begitu marak. Sekitar setahun kemudian, adakalanya bahan-bahan kuliah ataupun tugas yang harus dikerjakan melalui internet. Wah gaptek nih pikirku, gimana tuh cara mainnya….

Diawali ketika ingin melihat pengumuman adik kelas dari SMA yang sama diterima di universitas tempat aku kuliah, yang katanya hasilnya telah diumumkan melalui teknologi yang terlihat canggih itu-Internet.

Wah gimana nih, aku juga belum pernah ke warnet, pikirku nanti aku harus buka file apa, bagian mana, aku belum tahu dan… hampir setengah jam aku mondar-mandir di depan warnet kampus dengan pikiran yang semakin gugup, masuk…nggak…masuk…nggak…

hehe norak banget ya, habis…penasaran pengan lihat siapa aja adik kelasku yang keterima di kampus tempat aku kuliah, dan…yang lebih penasaran… aku tuh “gatel” maksudnya, pengan nyobain, internet tuh kayak gimana. Yang katanya, di Internet tuh bisa lihat apa aja, segala macam informasi ada, up-to-date. Trus bisa kirim-kirim surat dah yang namanya email, trus bisa ngobrol yang namanya chatting… duuh…. kayak gimana tuh,, pengen… Masa ntar minta di ‘tutorial’ ama abang-abang warnetnya, kalo pun abang-abangnya mau, tapi dakunya, malu…..

Beruntung banget, kemudian temenku si M lewat dan mau masuk ke warnet. Ga tanggung-tanggung, aku cegat aja.

“Eh, mau ngapain?” tanyaku, “Mau buka email nih”

Wah kesempatan nih cuy, “Eh, aku boleh ikutan ga, sekalian ajarin, aku mau lihat pengumuman siapa aja yang keterima di kampus kita dari sekolahanku”

“Bole aja..”

Asyiiiikkkkk….

(Sungguh, kalo dipikir-pikir sekarang, saat itu, kok bisa ya aku se-norak itu)

Kemudian, setelah berhadapan dengan komputer warnet, -yang mana tampilannya sama aja dengan komputer rental biasa-, Temanku mulai membuka browser Internet Eksplorer,

“Itu mencet apaan?” Mulai kumat dah bawelku

“Ya ini namanya browser, mang belum pernah ngenet?”

“Belum. Makanya minta ajarin”

“Norak”

“Biarin” Kataku yang kemudian dengan seksama memperhatikan apa yang dia ketik di alamat url. Situs universitas kami.

“Nih tinggal nunggu, lagi loading” katanya sambil membuka Jendela lain untuk mengecek emailnya dan membuka situs berita di detik.com

“Ehhh…. kok diganti halamannya, tadi katanya punyaku lagi loading..”

(Kalo inget itu, malu deeeh, seisi warnet kontan melempar pandangan aneh kearah kami…)

“Yee… itu kan lagi loading, ya ditunggu aja, sayang kan kalo lagi nunggu ga ngapa-ngapain, bayar lagi, ya mending sambil liat-liat yang laen”

“Oooo…” Aku cuma ber-o-ria

Setelah selesai melihat dan mencatat pengumuman yang ingin kudapatkan, maka aku punya ide yang sangat brilian! Mumpung. Mumpung nih ada temen.

“Eh, bikinin aku email dong, terus ajarin cara makenya..”

“Gampang… ”

Oke deh aku pun segera mengambil catatan dan bolpoin.

“Buat apaan tuh?” Tanyanya keheranan.

“Ya buat nyatet, pertamanya pencet apa, klik apa, trus apa… gitu, biar ga lupa n ga gaptek, hehe” Jawabku, yang disambut dengan mimik keheranan,pasti di dalam hatinya, dia ngatain aku…Norak.

Setelah belajar membuat email, dan ID email ku yang pertama adalah imaniah83@—.com yang saat ini sudah ga aktif lagi, itu pun setelah bikin ga pernah dipake dan dikasi tahu ke siapa-siapa, ya mana ada yang mau email? Dasar.

Setelah membuat (dibuatkan) email pertamaku, aku pun tergerak pengen nyoba-nyoba ke warnet sendiri, tapi setelah dipikir, mau nulis email ke siapa, aku aja ga banyak tahu email teman-temanku. Rata-rata mereka juga belum pada punya email, ato belum pernah ke internet. Ada yang sering ke internet, tapi aku ga begitu akrab dengannya, trus mau ngapain email-emailan sama dia? Aku juga penasaran pengen nyoba yang namanya…Chating. Tapiiii, sekali lagi juga aku mikir, mau chating sama siapa? (Saat itu aku belu tahu, kalo kita bisa chat dengan siapa saja ketika memasuki ‘chat room’)

Kemudian…Tuhan pun menunjukan jalannya pada hambanya yang gaptek ini.. (hehehey)

Sekitar tahun 2002 akhir, salah-satu organisasi mahasiswa di kampusku mengadakan “Pelatihan Internet” Wuuiih, keren sekali (kedengarannya saat itu) bagaikan setitik cahaya terang ditengah kebingunganku yang gaptek soal internet dan malu untuk minta diajari sama abang-abang warnet.

Materi pada pelatihan itu adalah :

– Membuat email

– Chating

– Browsing

hahaha, dijaman sekarang, kaya gitu anak SD juga bisa hehey, tanpa diajarin kadang-kadang, tinggal pencet sana-pencet sini bahkan banyak panduan yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Aku berusaha dengan serius mengikuti pelatihan yang diadakan saat itu, hanya dengan 10.000 rupiah durasi 2 jam. Sangat memuaskan, aku bisa punya pengalaman browsing, chatting bahkan membuat email dengan lancar.

Kami pun berlatih email-emailan dengan sesama peserta, hehe aneh bin lucu. Terdengar komentar-komentar takjub diantara kami,

“Wah, emailnya langsung nyampe”

“Oh…gini yang namanya chatting, ngobrol pake komputer gitu maksudnya”

dan lagi,

“wuiiih… segala gambar yang mau kita cari kok bisa ya, ada di Internet, siapa yang naro, rajin amat”

dan sebagainya.

Aku begitu senang, kemudian seiring berjalannya waktu, warnetpun menjamur, banyak yang menggunakan internet sekedar untuk chatting, email-emailan, ataupun yang lebih ke arah serius, mencari literatur -jurnal elektronik yang kubutuhkan saat menyusun skripsi.

Perlahan kemudian mulai mengenal yang namanya situs jejaring sosial seperti friendster dan sejenisnya. Kemudian saat aku bekerja, fasilitas internet dikantorpun kugunakan untuk mengolah data. Kemudian munculah blog, dari blogger, wordpress, blogspot, blogdetik dll. Lalu facebook yang sekarang sedang “in”.

Manis sekali, kalo diingat semua itu, karena semuanya, ga akan bisa, kalo kita ga mau mencobannya. Dan apa yang aku bisa sekarang, merupakan pelajaran berharga, dari mencoba dan mencoba. Istilahnya gini, klik-klik aja, kalo salah ya tinggal di cancel. Sama halnya ketika pertama membuat blog pun, kita belum tahu apa-apa. Tapi semakin kita mencoba, semakin banyak yang akan kita tahu. Karena pengetahuan  dan kemajuan teknologi itu semakin berkembang dari masa ke masa.

Jangan takut untuk mencoba hal-hal yang baru dan jangan ragu untuk melangkah, mencari informasi sesuai perkembangan zaman selama hal itu merupakan pembelajaran yang positif dan bermanfaat untuk diri kita dan orang lain.

Protes dan celoteh Anak, serta rasa keingin-tahuan yang sangat tinggi

“Buda (bunda)…itu apa?”

Tanya Fatih suatu ketika dari ruang tamu rumah kami, sambil kepalanya melongok keluar jendela mendengar sesuatu yang lewat dan menarik perhatiannya.

“Ooh… itu tukang gorengan nak…”

“Goeng (Goreng)..apa?” Tanyanya lagi,

“Gorengan tempe” Jawabku

Belum puas juga, dia masih bertanya,

“Tempe apa?”

“mmmm….tempe bandung” Jawabku, sambil mikir, duh ni anak masih nanya gak,

“Bandung apa?” Tuh kan. Dijawab apa nih.

“Bandung kota” sambil mikir, ntar aku harus jawab kota apa,,,

Belum puas juga Anakku ini, “Kota apa Buda (Bunda)…?”

“Ya kota bandung!” Antara pengen ketawa, bingung, koq ga ada puasnya,

“Yee…Buda, bandung apa?” ya aku balik lagi menjawab, bandung kota, kota bandung…kayaknya sampe dia puyeng. Ni koq bundanya ga kreatif banget sih coba ngasih jawaban bulak-balik bikin die bingung kali ye…

Wakakakak dan sederet kejadian-kejadian serupa, baik dengan aku maupun Ayahnya. Kadang dia puas dengan jawaban kami, kadang masih ngedumel sendiri…(Anak kecil udah bisa ngedumel loh!)  “yee Buda maah…” itu tandanya dia gak puas dengan jawabanku. Hihi maaf ya nak.

Suatu ketika sedang jalan-jalan sekitar kompleks,

“Budaaa…liaaat…kuciiing….lagi guing-guing (guling-guling)”

“Oh iya nak,” dan sedetik kemudian dia sudah berada didekat kucing tersebut, kemudian menendangnya (OMG!), karena kebetulan tu kucing posisinya didekat got, dan..terceburlah kucing malang itu, (walopun tu kucing langsung bisa naek kembali sih, untungnya)

“Kok kucingnya jatoh Buda?” tanyanya kemudian, tentunya dengan muka polos, tanpa dosa, tanpa ngerasa barusan dia yang nendang itu kucing, sampe jatoh pula.

(bingung nyari kata yang pas, pengen nasehatin,tapi yang bisa dia fahami)

“Ya jatoh nak, kucingnya kan Fatih tendang, makanya biar ga jatoh, kucingnya dibiarin maen aja ya, Fatih ga usah nendang kucingnya”

“Oooo…” Fatih cuma ber “o” ria, entah dia akan nurut apa nggak kalo suatu ketika ketemu kucing lagi yang bikin dia gemes. Solusinya kalo lagi papasan sama kucing aku segera menggendong Fatih dan membawanya jauh2 dari kucing. Pernah juga ada kejadian dia dicakar habis2an sama kucing yang lagi anteng tidur, dia dengan iseng narik2 ekornya dengan gemes…dduuuh… ngeri banget kan? Waktu umur 1,5 tahun juga dia menginjak badan kucing sampe ru kucing berontak, untungnya …gak sampe digigit.

(Mungkin dia berfikir, ni kucing kalo diinjek jadi gimana ya?)

O ia, menyambung dengan jawaban yang kuberikan pada Fatih, “agak” berbelit-belit amat ya jawabnya, habisnya sebisa mungkin aku menghindari kata “jangan”. Berdasarkan pengalaman, semakin aku bilang “jangan” maka semakin tertantang bagi dia untuk melakukannya! (Kayaknya puas ato gimana gitu..)

“Fatih, jangan tumpahin air…”

Malah dia tumpahin, seisi rumah malah dia siram pake air, sambil ketawa2 cekikikan, bikin bundanya sewot.

Contoh lainnya, “Fatih jangan dilempar” Ya, malah dia lempar…

“Jangan manjat…!” Malah manjat, tinggi pula, teralis rumah sampe atas dia bisa panjat sendiri…

(Ya Allah…padahal anakku baru satu…Kok berasa punya anak sepuluh….*lebaybanget*)

Ya, weis… sekarang aku selalu berfikir dengan kata-kata cantik yang terbaik untuk mengatakan kepada dia, melarang hal yang membahayakannya dll…

Dan setiap kami berjalan, sepulang aku kerja dan dari tpa-nya… menemukan hal yang menarik bagi dia dijalan…dia pasti akan mengajukan “pertanyaan-berantai-ajaibnya”

“Buda…kok bau sampah sih?”

“hmm…karena sampahnya udah busuk”

“Kok busuk?”

dst.

Alhamdulillah ya Allah, Engkau karuniakan kepada kami, Anak yang sangat cerdas…

53034

Review : Produk Alnect Komputer ; PC Paket Atom Machine Version 1.0

Melanjutkan postingan sebelumnya tentang program Review dari Alnect Komputer berhadiah Laptop yang saya tulis di sini..

Maka inilah produk Alnect komputer selanjutnya,

PC Paket Atom Machine Version 1.0

Komputer yang penggunaanya cocok untuk dunia pendidikan, kantor maupun usaha kecil. Harga yang lebih terjangkau membuat paket ini sangat istimewa, dengan performa terbaik dari Intel Atom dan mengusung teknologi 45nm terbukti paket ini lebih hemat dalam konsumsi daya.

Spesifikasi:

Prosesor Intel Atom, Mainboard Intel, Memory 1GB DDR2, HDD 80GB SATA, DVD-ROM, Casing Mini ATX, Monitor CRT 15″.

Processor Genuine Intel Atom® 230 (1.6Ghz, FSB 533Mhz, L2 Cache 512KB)
Mainboard Intel D945-GCLF
Memory 1GB DDR2 PC 5300 Kingston
Hard Disk 80GB Seagate SATA 7200 RPM
VGA Card Onboard
Optical Drive DVD-ROM 16X LG
Cassing Mini ATX Ersys 450 Watt
Monitor 15” CRT Samsung
Keyboard Available (Advance – with multimedia and internet hotkeys)
Mouse Available (Advance)
Speaker Active Mini Stereo
Other Bonus : Mousepad and Computer Cover
Operating System Not Included
Alnect Care Warranty 30 Hari
Standard Warranty 1 Tahun

PC tersebut dibandrol dengan harga yang cukup bersahabat, yakni

Rp. 2.990.000

Tertarik untuk membelinya?

Silakan klik logo berikut ini,

Sekedar mengingatkan, buat temen-temen yang masih tertarik untuk ikutan Program ini, hadiah utamanya Notebook Acer Aspire! dan ratusan hadiah menarik lainnya, silakan klik di sini.

atau klik gambar berikut,

Selamat mencoba!

Program Review Produk Alnect Komputer berhadiah Laptop!

Tawaran menarik dari Alnect Komputer buat kamu2 yang suka ikutan kuis, suka ikutan program meriview produk, suka dapat hadiah….

Dapatkan Hadiah :
* 1 Unit Notebook Acer Aspire
* 1 Unit Netbook Advan A1N70T
* 1 Unit Camera Digital Shitel DB702C
* 5 Unit Modem HSDPA Prolink PHS100
* 10 Unit USB FD Kingston DT-G2 8GB
* 100 Unit USB FD Kingston DT-G2 4GB

Dan untuk mendapatkan barang2 tersebut, caranya sangat mudah!
Tugas kita cuma mereview produk yang dijual di Alnect Komputer.

Ayooo…selama masih ada kesempatan, buruan daftar sekarang. Caranya klik di sini
Cafe Book Gigabyte M912

Cafe Book Gigabyte M912 ini merupakan salah satu produk yang dijual di Alnect Komputer.

Netbook keluaran Gigabyte berukuran 8,9 inci yang satu ini punya desain yang compact dan elegan. Yang menarik dan unggul dari produk ini adalah pada layar touch screen (layar sentuh) LCD WXGA dengan resolusi maksimum 1280×768 pixel seluas 8,9 inci. Layar ini dapat diputar hingga sudut 180º. Dilengkapi sistem proteksi milik Kensington. Dengan sistem proteksi ini, pemilik M912 ini tak akan lagi khawatir kehilangan data.

Spesifikasi :

Intel® Atom™ Processor N270 1.6GHz, 8.9”LCD panel/WXGA 1280×768 / WSVGA 1024×600 (w/Touch screen, as 180° rotation angle, LED Backlight), 2.5” / 9.5mm SATA HDD 160GB, 1GB DDR2 SO-DIMM, Webcam, Wifi, Bluetooth, Integrated Genuine OS Windows XP Home Edition.

Processor Intel® Atom™ Processor N270 1.6GHz (512KB L2 Cache/533MHz FSB)
Chipset Mobile Intel® 945GSE Express Chipset+ ICH7M
System Memory 1GB x 1 DDR2 SO-DIMM (Max. 2 GB Supported by GIGABYTE AVL Report)
Video Controller Intel® 945, 3D/2D Graphics Accelarator, Directx 9 Support, Shared memory
HDD 160GB 2.5”/9.5mm SATA HDD 5400rpm Supported capacities of 120/160/250 GB
LCD 8.9” WXGA 1280×768 / WSVGA 1024×600 (w/Touch screen, as 180° rotation angle, LED Backlight)
Optical Drive External ODD by USB connection (Optional)
Webcam 1.3 Mega Pixel Webcam
Card Reader 4-in-1 card reader (SD/MMC/MS/MS Pro)
Communication 10 /100 Ethernet BASE-T (Realtek Chipset), WLAN 802.11 b/g (Atheros Chipset), Bluetooth
I/O Ports 3x USB 2.0, 1x RJ45 Port, 1x ExpressCard, 1x (Microphone, Lineout/Earphone), 1x VGA Port, DC-in
Input Device 80 key keyboard, Touch Pad
Audio System Realtek® ALC269 Azalia High Definition, Buit in Microphone, Built in Speaker 1.5 watt x 2
Bluetooth Bluetooth V2.1+EDR (Broadcom Chipset Engine)
Battery Li-Ion 4 cells, 4500mAh Battery, Battery life 3hrs
Operating System Integrated Genuine Windows® XP Home Edition SP3
Other Feature Kensington Secure Lock Integrated
Dimension (WHD) 235(W) x 180(D) x 28~42(H)mm
Weight 1.3kg (with 4-cell battery)
Alnect Care Warranty 180 Hari
Standard Warranty 1 Tahun
Manufacturer website http://www.gigabyte.co.id/

Untuk desain yang cukup canggih Cafe Book Gigabyte M912 ini dijual dengan harga
Rp. 5.550.000

Anda tertarik membelinya?
Silakan klik logo Order dibawah ini.

untuk mengingatkan anda kembali jika ingin mendapatkan laptop gratis, silahkan klik disini untuk bergabung dalam program ini. atau klik gambar di bawah ini.

Alnect computer Blog Contest

Lama sekali tak ditulis…

Yap!

Lama sekali blog ini tak ditulis, entah kenapa semangat menulisku menguap begitu saja… hehe ditengah berbagai pelik kesibukan 2 bulan terakhir ini…

Diawali dengan postingan ini, semoga semangat menulisku membara kembali…

Meronce manik-manik

inilah hobbyku yang terpendam….

hehehehe…. cie… bahasanya..

meronce manik-manik untuk dijadikan bros & gelang…. Bros cantik

tertarik?

klik aja di SINI